indosiar.com, Jakarta - Polemik antara Komisi VII DPR dengan Pertamina Senin (23/02/09) kemarin, berakhir damai. Dirut Pertamina meminta maaf kepada Komisi VII DPR soal surat yang membuat hubungan dua lembaga itu sempat memanas.
Didampingi jajaran komisaris Pertamina, Direktur Utama Pertamina, Karen Agustiawan akhirnya meminta maaf kepada Komisi VII atas surat protes yang dilayangkan Pertamina kepada Komisi VII beberapa waktu lalu.
Sebelumnya Pertamina melayangkan surat protes kepada Komisi VII DPR atas rapat dengar pendapat Komisi VII dengan Pertamina yang dianggap tidak sesuai konteks. Namun belakangan Komisi VII justru menuding surat itu tidak prosedural dan DPR sebagai sebuah lembaga negara merasa dilecehkan. Akhirnya Komisi VII meminta diadakan rapat kerja dengan Meneg ESDM dan Meneg BUMN selaku kuasa Pertamina.
Meneg BUMN sendiri tidak hadir dalam rapat ini karena sedang ikut kunjungan kerja dengan Presiden ke Nanggroe Aceh Darussalam.
Effendi Simbolon, Anggota Komisi VII DPR, juga meminta sanksi dijatuhkan kepada Sekretaris Corporate Pertamina yang dinilai ikut bertanggungjawab melayangkan surat protes itu. (Farma Dinata/Hengki Wiramada/Sup)