HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Sejarah May Day

Awalnya Menuntut Pengurangan Jam Kerja



Baca Juga:


Tags:

pisahkan dengan koma

Berita HOT:


indosiar.com, - (Rabu, 01,05,2013) Sejarah Mayday ini dimulai tahun 1806, dimana pekerja pabrik sepatu, Cordwainers di Amerika Serikat melakukan mogok kerja. Namun aksi mereka ternyata dibawa ke pengadilan. Dan di pengadilan terungkap, bahwa para pekerja ini ternyata diperas keringatnya. Mereka harus bekerja selama 19 - 20 jam perhari, sehingga tidak ada kehidupan lain selain bekerja.

Mereka kemudian menuntut pengurangan jam kerja. Dalam perjuangan ini, lahir tokoh buruh bernama Peter MC Guire dari New Jersey. Dialah orang yang pertama kali mengorganisir kaum buruh. Dia juga yang pertama kali membentuk serikat pekerja di Chicago, yang kemudian menyebar ke sejumlah kota di Amerika Serikat.

Dan pada tanggal 5 September 1882 digelar para hari buruh pertama di kota Newyork, yang awalnya menyuarakan pengurangan jam kerja menjadi delapan jam. Dan tuntutan ini menjadi perjuangan kelas pekerja di seluruh dunia.

Dan pada tahun 1886, dalam kongres di Jenewa Swiss, seluruh organisasi buruh di dunia bertemu dan akhirnya menetapkan 8 jam kerja. Dan akhirnya tanggal satu Mei ditetapkan menjadi hari perjuangan kelas pekerja di seluruh dunia. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share