indosiar.com, Solo - Sesaat setelah menjalani pemeriksaan kesehatan, Abu Bakar Ba'asyir Rabu (14/06/06) kemarin, langsung memberikan ceramah di Pondok Pesantren Ngruki Solo, Jawa Tengah.
Dalam ceramahnya didepan ribuan santri dan massa pendukungnya di Pondok Pesantren Ngruki semalam, Abu Bakar Ba'asyir mengatakan, jika negara dan bangsa ingin menjadi besar, aman dan tentram, hukum Islam harus ditegakkan. Negara dan bangsa harus kembali kepada Islam 100 persen atau negara akan hancur.
Ba'asyir juga menghimbau agar pihak-pihak yang selama ini memusuhi Islam, menghentikan permusuhannya. Ba'asyir menyebut tiga ciri kas musuh Islam yakni memenjarakan, membunuh dan mengusir umat Islam. Karenanya ia tidak kaget kalau Amerika Serikat dan Australia merasa kecewa dengan pembebasan dirinya.
Menjawab pertanyaan wartawan, menurut Ba'asyir kelompok Noordin M Top adalah mujahit salah jalan karena berjuang dengan senjata atau bom dalam kawasan damai yang tidak dibenarkan dalam Islam. (Danuk Nugroho Adi/Sup)