indosiar.com, Malang - Semburan debu vulkanik, kini telah mengganggu aktivitas penerbangan sipil di Bandara Abdulrahman Saleh, Malang. Karena itu, demi keselamatan, sejak Senin (29/11/10) Bandara Abdulrahman Saleh dinyatakan tertutup untuk penerbangan sipil. Para penumpang yang sudah terlanjur datang ke bandara, dialihkan ke Bandara Juanda Surabaya.
Melalui pantauan udara menggunakan pesawat Kassa Skuadron 4 Bandara Abdurrahman Saleh, abu vulkanik gunung Bromo terus membumbung tinggi mengarah ke barat daya. Namun abu vulkanik tidak mengganggu penerbangan saat dilakukan pemantauan udara.
Setelah di lakukan penelitian oleh Badan Meteorologi Australia melalui foto satelit, terlihat abu vulkanik gunung Bromo terus mengalami peningkatan. Hal ini dinilai sangat membahayakan bagi penerbangan pesawat sipil, karena jenis mesin pesawat yang berbeda.
Dari hasil penelitian tersebut, diputuskan untuk menutup sementara jadwal penerbangan di Bandara Abdurrahman Saleh.
Dampak dari penutupan bandara ini ratusan calon penumpang yang sudah berada di bandara sejak Senin siang terpaksa dialihkan sementara menggunakan 4 kendaraan bus ke Bandara Juanda Surabaya. Sebagian calon penumpang memilih untuk mengembalikan tiket pesawatnya.
Penutupan sementara ini di lakukan hingga batas waktu yang belum bisa di pastikan, mengingat kondisi setatus level awas gunung Bromo yang terus meningkat, serta terus mengeluarkan abu vulkanik berwarna coklat pekat. (Nur Rohman/Sup)