indosiar.com, Bandung - Ratusan warga korban banjir di Kampung Cienteng, Kecamatan Bale Endah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat masih bertahan di pengungsian setelah masih terendam banjir. Para korban yang telah 4 hari terpaksa tinggal di pengungsian mulai terserang penyakit seperti infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pusing serta gatal gatal.
Lebih dari 500 korban banjir di Kampung Ciunten, Kecamatan Bale Endah, Kabupaten Bandung masih terus bertahan di tempat pengungsian. Warga korban banjir ini sudah empat hari mengungsi dengan membawa anggota keluarganya termasuk balita, karena rumahnya masih terendam banjir akibat meluapnya aliran sungai Citareum.
Selama mengungsi di aula milik pemerintah Kabupaten Bandung, warga sudah sudah mulai mendapatkan bantuan makanan serta obat obatan. Namun warga masih kekurangan pakaian untuk pakaian dan selimut tidur.
Jumlah pengungsi yang datang ke lokasi pengungsian terus bertambah. Warga pun mulai banyak terserang penyakit. Hal ini tampak dari banyaknya warga yang datang ke mobil keliling puskesmas yang sengaja disiagakan di lokasi pengungsian untuk memberikan pengobatan.
Kebanyakan para korban banjir mengeluhkan infeksi saluran pernafasan (ISPA), pusing dan gatal gatal. Warga korban banjir mulai mendapatkan bantuan air bersih untuk mandi dan mencuci. Tim satkorlak juga menyiapkan perahu karet.
Curah hujan yang masih tinggi diwiliyah Kabupaten Bandung menyebabkan banjir di Kampung Cienteng belum juga surut. Lebih dari 400 rumah warga terendam banjir dengan ketinggian 1 - 2 meter.(Cecep Hendar/Her)