indosiar.com, Manado - Akibat banjir yang melanda rumah warga sejak Senin malam, ratusan korban banjir di Manado, Sulawesi Utara hingga kini masih menempati lokasi pengungsian karena rumah mereka masih tergenang banjir. Selain itu kegiatan belajar mengajar juga terganggu termasuk pelaksanaan ujian nasional tingkat SMP dibeberapa sekolah.
Ratusan warga korban banjir Manado menyusul meluapnya sungai Tondano masih menempati lokasi pengungsian dan harus rela tidur di emperan toko serta tenda-tenda darurat.
Mereka memilih tetap bertahan di lokasi pengungsian karena air masih mengenangi rumah mereka. Sementara itu bantuan makanan dari Pemerintah belum mereka dapatkan karena baru mendapat pembagian nasi dari warga lain yang bersimpati.
Bencana banjir juga merendam belasan bangunan sekolah dan menganggu aktifitas belajar mengajar. Bahkan jalannya ujian nasional di dua Sekolah Menengah Pertama juga sempat terganggu. Selain tempat ujian dipindahkan ke lantai atas sebagian siswa dan guru juga ada yang harus membersihkan ruang kelas sebelum ujian dimulai. Selain itu sejumlah Sekolah Dasar terpaksa diliburkan karena ruang kelas tertimbun lumpur yang dibawa banjir. (Tim Liputan/Sup)