indosiar.com, Padang - Sejumlah jalanan yang masih dibiarkan tertimbun tanah longsor ini, antara lain terdapat di Kampung Air Jernih dan Kampung Talau, Kecamatan Nagari Limo Kuto Timur, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Akibatnya, banyak supir pengangkut bahan bantuan korban gempa menurunkan muatan di tengah jalan karena terkendala tanah longsor. Selanjutnya bahan bantuan tersebut diangkut para warga korban gempat ke tempat tinggal mereka masing-masing, dengan berjalan kaki sejauh lebih 100 meter melintasi lokasi longsoran tanah.
Padahal hampir setiap hari bantuan untuk warga korban gempa di Padang Pariaman ini terus dikirimkan.
Dari Kampung Air Jernih dan Kampung Talau ini, terdapat ratusan kepala keluarga korban gempa yang hidup di tengah reruntuhan rumah mereka, yang rusak akibat gempa. Warga berharap pemerintah segera mengerahkan alat berat untuk membersihkan badan jalan, agar kampung mereka bisa terhubung kembali dengan dunia luar.(Johardioanse/Ijs)