indosiar.com, Surabaya - Bermaksud menolong anaknya yang tercebur sungai Nambangan Waru, Surabaya, Jawa Timur, seorang bapak akhirnya ikut terseret arus sungai bersama anaknya. Kedua korban akhirnya ditemukan Senin (05/04/10) pagi tadi dalam kondisi sudah tidak bernyawa, setelah dua hari tersangkut di pintu air Karang Pilang. Peristiwa naas ini terjadi saat keduanya akan menyeberangi sungai, menggunakan jasa angutan perahu.
Hingga Minggu siang, tim SAR Polda Jawa Timur dan warga setempat masih berusaha mencari keberadaan Risetyawan, 34 tahun dan anaknya, Galih Putra, 9 tahun, yang tercebur dan terseret derasnya arus sungai Nambangan Waru Gunung, Surabaya pada Sabtu malam.
Keduanya tercebur saat akan menyeberangi sungai menggunakan jasa perahu penyeberangan. Peristiwa bermula, saat Galih Putra yang sudah berada di atas perahu tersenggol sepeda motor yang juga dinaikkan di atas perahu, dan tercebur ke sungai.
Melihat anaknya tercebur, Risetyawan langsung menyeburkan diri ke sungai untuk menyelamatkan sang anak. Naas keduanya justru hilang terseret arus sungai. Setelah dilakukan pencarian, oleh tim SAR Polda Jawa Timur, kedua korban ditemukan sekitar pukul 9 pagi tadi. Keduanya di temukan sudah tidak bernyawa, tersangkut di pintu air Karang Pilang. (Didik Wahyudi/Sup)