FOKUS
Sang Ibu Tak Mampu Bayar Pengobatan
Bayi Terlantar di Rumah Sakit
indosiar.com, Majelengka - Kisah bayi yang harus tertahan dirumah sakit sejak lahir, akibat orangtuanya tak mampu membayar biaya perawatan kembali terulang. Apriana sang ibu bayi warga Majalengka, Jawa Barat mengaku terpaksa menahan rindu terhadap buah hati yang bahkan belum sempat diberi nama.
Ia bahkan terpaksa mengaku sebagai tetangga bayi saat menjenguk bayinya, karena takut ditagih biaya pengobatan oleh pihak rumah sakit.
Bayi laki - laki yang masih berusia 49 hari ini tak sempat diberi nama oleh orangtuanya. Bayi ini juga tidak pernah mendapat sentuhan kasih sayang orangtua kandungnya, sebab berdasarkan catatan pihak rumah sakit bayi ini belum pernah ditengok oleh ayah maupun ibunya.
Menurut staff Rumah Sakit Umum Daerah Majalengka, sang bayi dibawa oleh bidan desa kerumah sakit lantaran lahir dengan berat badan kurang dari 1 kilogram. Namun hingga 1,5 bulan dirawat belum ada pihak keluarga yang mengambil atau bahkan menjenguknya.
Apriana Sari ibu kandung sang bayi saat ditemui mengaku tak bermaksud melantarkan bayinya. Ia mengaku sesekali menjenguknya kerumah sakit, namun mengaku sebagai tetangga orangtua bayi karena takut ditagih biaya pengobatan bayi oleh pihak rumah sakit.
Apriana mengaku tidak tahu bagaimana cara melunasi biaya perawatan rumah sakitnya mencapai 2 juta rupiah, sebab untuk hidup saja ia menumpang dirumah kontrakan kakaknya yang janda. Apriana mengaku pasrah, bila ada orang yang ingin mengadopsi anaknya. (Masyuri Wahid/Dv).