HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Kasus Malpraktek

Bayi Tewas Terlantar di Rumah Sakit





indosiar.com, Pamekasan -
Nasib menyedihkan menimpa bayi laki – laki di Madura. Setelah ditinggal kabur orang tuanya yang tidak sanggup membayar persalinan, bayi yang baru berumur dua hari ini, akhirnya tewas di rumah sakit bersalin. Ironisnya, diduga pihak rumah sakit menelantarkannya. Sementara di Lampung, dua ibu rumah tangga diduga menjadi korban mal praktek yang setelah menjalani operasi kehamilan di luar kandungan. Kedua wanita ini kini kondisinya semakin parah.

Tidak ada identitas resmi, dari orang tua bayi yang sudah meninggal ini. Pihak rumah sakit hanya memiliki catatan, bayi tersebut anak dari pasangan Aisyah, dan Teguh SH, yang beralamat di Surabaya. Kapolsek Tlanakan, AKP Bambang Sugiharto, membenarkan ada bayi meninggal di ruang bersalin RSUD Pamekasan. Polisi kini masih menyelidiki kematian bayi tersebut.

Sementara itu, Arini pasien Jamkesmas, kini hanya bisa tergolek lemah, usai menjalani operasi di RSUD Bandar Lampung. Luka di bagian perut bekas oprasi tidak kunjung sembuh. Ibu satu anak ini, menjalani operasi karena didiagnosis hamil di luar kandungan. Pasca operasi yang dilakukan Dokter Dika Ori Putra, Arini terus mengalami pendarahan, bahkan lukanya mengeluarkan nanah. Keluarga menuding, Arini menjadi korban mal praktek.

Nasib serupa dialami tetangganya, Yulida. Ia juga didiagnosis hamil di luar kandungan. Saat dioperasi, ternyata dokter menyatakan, Yulida menderita pelengketan usus. Yulida kemudian dirujuk ke rumah sakit lain. Pihak rumah sakit membantah jika kedua pasiennya itu menjadi korban mal praktik. Tindakan medis kepada dua pasien yang dirawat dengan jaminan kesehatan daerah itu, dinilai telah sesuai dengan prosedur. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share