indosiar.com, Padang - Walaupun belum ada kejelasan seberapa besar santunan yang mungkin akan diterima, namun warga Kota Padang sejak Senin (5/10/2009) mulai memperbaiki kerusakan akibat gempa.
Di beberapa tempat di Kota Padang, warga mulai membongkar bongkahan-bongkahan bangunan yang runtuh seperti di Jalan Niaga. Mereka tidak melakukannya sendiri, tetapi juga membayar tenaga lepasan. Di sudut jalan lain, warga juga mengumpulkan sisa barang yang masih bisa digunakan, sebelum membongkar bangunan.
Mereka membongkar bangunan dan memperbaikinya agar bisa kembali berusaha. Maklum, sebelumnya daerah Jalan Niaga ini adalah pertokoan.
Pihak Pemerintah Daerah Sumatera Barat sendiri menjanjikan adanya santunan untuk korban jiwa maupun bangunan. Namun, berapa jumlahnya belum dipastikan.
Ditargetkan pemda, rehabilitasi secara total akan selesai selama 2 tahun. Pola rehabilitasi ini akan menggunakan pola tersendiri, tapi tidak menutup kemungkinan akan mengadaptasi sebagian pola dari Jakarta.(Tim Liputan/Ijs)