indosiar.com, Karanganyar - Pencarian terhadap korban dilakukan dengan peralatan sederhana. Alat berat seperti beco atau traktor pengeruk tanah tidak bisa masuk ke lokasi kejadian, karena jalan menuju ke lokasi sempit.
Setelah Rabu siang (26/12/2007), 5 korban ditemukan di lelongsoran, hingga saat ini belum ada lagi korban yang berhasil dievakuasi. Tim SAR bahkan kesulitan menemukan titik, dimana korban berada karena timbunan longsoran terlampau tinggi.
Kapolda Jawa Tengah Irjen Dodi Sumantiawan yang meninjau lokasi Rabu sore, mengeluhkan kondisi ini. Pihaknya akan berkoordinasi dengan pemda setempat untuk mencari solusi mendatangkan alat berat. Didga puluhan warga masih tertimbun, berada di satu titik. Namun titik tempat berkumpulnya warga ini, diperkirakan berada di tengah lokasi dengan timbunan tanah dan reruntuhan bangunan setinggi sekitar 3 meter.
Musibah longsor ini sendiri terjadi Rabu dini hari sekitar pukul 04.00 WIB. Sebelumnya pada Selasa malam, sekitar 150 warga bekerja bakti membersihkan sisa sisa banjir. Sebagian warga kemudian pulang, dan puluhan warga lainnya berkumpul di rumah seorang warga sambil berjaga-jaga hingga longsor akhirnya datang dan menimpa mereka.(Ganuk Nugroho Adi/Her)