indosiar.com, Ternate - Bentrokan antar oknum tentara dan polisi di Ternate, Maluku Utara meluas. Setelah terjadi bentrokan pada Senin (24/09/07) kemarin, di Ternate, bentrokan kembali pecah di Kabupaten Halmahera Barat dan Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Selasa (25/09) dini hari tadi.
Situasi keamanan di Ternate, Maluku Utara kembali memanas menyusul bentrok susulan antar polisi dan tentara di Kabupaten Halmahera Barat dan Halmahera Selatan dini hari tadi.
Di Kabupaten Halmahera Barat dilaporkan, sedikitnya satu anggota polisi tewas dikeroyok sejumlah orang berambut cepak saat melintas didepan sebuah kafe.
Korban bernama Bripda Muhdi Soleman, Anggota Intel Polres Halmahera Barat. Sedangkan di Halmahera Selatan, dua anggota polisi terluka parah dan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat.
Satu diantaranya Bripka Kusnadi masih dalam keadaan kritis terkena bacokan benda tajam. Hingga kini situasi keamanan di kedua daerah itu masih mencekam.
Sebelumnya, Senin kemarin telah terjadi bentrokan antara anggota TNI dan Polri di Ternate, Ibukota Provinsi Maluku Utara. Akibat dari bentrokan itu Bripda Chrisman meninggal dunia. 4 Anggota Polri lainnya yakni Bripda Iqbal, Bripda Ikram, Bripda Sarbin dan AKP Agus terluka parah dan masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah Hasan Busoiri Ternate.
Sedangkan dari pihak TNI, Letnan Satu Didi dan Prada Ongen yang juga masih dirawat di Rumah Sakit Angkatan Darat Ternate. (Jabar Tianotak/Sup)