HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pungutan Sekolah

Biaya Masuk SMA Negeri Mencapai 6 Juta Rupiah



 

indosiar.com, Jakarta - Para orangtua yang menyekolahkan anaknya di SMA Negeri di Jakarta harus bersiap-siap mengeluarkan biaya yang besar hingga mencapai 6 juta rupiah. Selain itu setiap bulan, para orangtua wajib membayar iuran pendidikan yang nilainya bisa mencapai 350 ribu rupiah.

SMA Negeri 78 di Jakarta Barat hingga hampir satu bulan penerimaan siswa baru memang belum melakukan penarikan biaya masuk untuk siswa kelas reguler. Tetapi mulai Agustus nanti setelah adanya rapat komite sekolah, pihak sekolah akan menarik iuran rutin bulan dan iuran peserta didik baru. 

Kepala SMA Negeri 78, Haji Wanter menginformasikan untuk tahun ajaran lalu iuran rutin bulanan tiap siswa adalah 350 ribu rupiah. Sedangkan untuk iuran peserta didik baru 6 juta rupiah tiap siswa. Untuk tahun ini besaran iuran belum ditentukan tetapi tidak akan kurang dari tahun lalu. Sementara untuk dua kelas internasional yang ada di SMAN 78, pihak sekolah telah menarik iuran yang pertahunnya mencapai 24 juta rupiah.

Sementara itu SMA Negeri 65 Jakarta yang tidak termasuk sekolah berstandar nasional, iuran rutin bulan tahun lalu juga 350 ribu rupiah per siswa. Sedangkan iuran peserta didik baru mencapai 5 juta rupiah.

Baik Kepala Sekolah SMA 78 dan 65 mengaku, bagi orangtua yang tidak mampu ada keringanan untuk iuran peserta didik baru karena ada subsidi silang. (Ahmad Faizal/Andi Nugroho/Sup)

 

 

Bookmark and Share


Page: 1 2
26-Mar-2012 22:18:12 WIB by tri
pantesan byk koruptor di indonesia, ya jelas dong mereka juga hrs balik modal semasa sekolahnya dulu
18-Dec-2011 07:10:39 WIB by seven boy meha
Menteri pendidikan harus tegas...iuran tidak akuntabel dan sangat tidak transparan..hentikan..!
8-Dec-2011 08:59:02 WIB by endang
Percuma klw dpt negeri di sma/smk wong uang gedung aja byr .....! Mending klw 1 jt ,ini malahan 4/5 juta,pada uber uber tuh sma bayar uang gedung nya,gmn RAKYAT KECIL NIH.......?
23-Sep-2011 13:29:34 WIB by yayan
Memang miris Biaya pendidikan semakin mahal, hak rakyat untuk pendidikan tidak di gubris sekolah berstandar macam -macam hasilnya hanya mencari kekayaan semata, bangsa kita kedepan ditentukan oleh generasi dibelakang kita ini jadikanlah pendidkan sebagai komando dengan biaya prajurit....menghasilkan hasil jendral... oooooh pendidikan semoga berpihak pada rakyat bawah dan semua kalangan.....
28-Jul-2011 13:37:31 WIB by iwan
Sepertinya perlu ditelusuri, uang terkumpul itu untuk apa? siapa yang menyimpan? seperti banyak diberitakan sekolah bocor, sekolah rusak tapi tidak ada dana pembangunan dll. sesungguhnya uang ini untuk apa dan siapa? kenapa namanya uang iuran? Waduuuuhh
24-Aug-2010 16:59:19 WIB by lendra
ini akibat liberalisasi pendidikan kita hrs revolusi bukan reformasi
1-Aug-2010 12:16:25 WIB by abdoell
Entah berapa tahun kedepan,bangsa ini akan semakin tidak menentu, kejahatan semakin parah,tindakan anarkis semakin brutal,demo hampir tiap hari,wa...h sulit untuk dibayangkan bagaiman generasi kita yang akan datang.Itu terjadi akibat apa coba! pikirkan dan renungkan dch masing2.
1-Aug-2010 12:07:54 WIB by abdoell
Hendaknya pemerintah bersikap arif dalam hal biaya masuk sekolah Negeri.Rakyat Indonesia masih banyak yang miskin tapi punya minat yang besar untuk sekolah bahkan pemerentah sendiri mewajibkan kepada Rakyat indonesia untuk Sekolah,tapi dengan biaya yang selangit apa mungkin??? Bagaimana rakyat bisa cerdas,sementara untuk sekolah banyak yang drop out.mohon pihak terkait bertanggung jawab.terimakasih.
16-Jun-2010 04:45:05 WIB by danial d
Mutunya aza belum bagus biayanya sdh selangit, ini blm seberapa info temen yang mau masukin anaknya ke Klas Internasional th I kena 40jutaan...th berikutnya 22 jute ....gile bener cing, Kemane kite hrs mengadu dg makin banyaknya SMA negeri pada berlomba2 menjd RSBI & KI sedangkan reguler berkurang
7-May-2010 16:46:03 WIB by dulkampret
miris ya,...beberapa aturan diluar negeri, kalo ada yg gak kuliah aja bisa kena denda,..nah disini anaknya dah pinter2, gak ada biaya masuk sekolah, akhirnya gak sekolah, sebenernya yang rugi Indonesia juga toh?...
Sesuatu itu kan dari bibit yang bagus, kasian kalo bibit2 yg bagus gak bisa ditanem, cuman gara2 harus beli pot mahal....

 

Nama:
Email:
Security Code: