indosiar.com, Semarang - Setelah diterbangkan dari Jakarta, bayi penderita atresia billeria atau kelainan saluran empedu tak berbentuk, Bilqis Anindya Pasha, Rabu (3/2/2010) siang tiba di Rumah Sakit Karyadi, Semarang.
Di rumah sakit itu, bayi berusia 17 bulan itu akan menjalani operasi cangkok hati, donor dari keluarganya. Bilqis akan menjalani serangkaian pemeriksaan awal selama sepekan lebih.
Selama ini, operasi transplantasi hati baru dilakukan 2 kali di Rumah Sakit Karyadi, Semarang, dan belum pernah dilakukan rumah sakit lain di Indonesia.
Biaya operasi ini tergolong mahal, sekitar Rp 5 milyar.
Dari Bogor, mantan wapres sekaligus Ketua Umum PMI, Jusuf Kalla menyatakan, PMI akan membantu biaya pengobatan Bilqis Anindya Pasha.
JK juga menyatakan salut atas apresiasi masyarakat Indonesia, yang cukup tinggi terhadap Bilqis, dengan memberikan sumbangan dana.
Penggalangan dana dari masyarakat melalui Koin Cinta Bilqis, saat ini sudah terkumpul hampir satu milyar rupiah.(Tim Liputan/Ijs)