indosiar.com, Bandung - Penderita gizi buruk masih banyak kita jumpai di beberapa daerah. Di Bandung, seorang bocah berusia sembilan tahun terbaring lemah, karena kekurangan gizi. Berat badannya hanya sepuluh kilogram. Ia juga tidak bisa melihat dan mendengar. Kedua orang tuanya tidak berbuat apa – apa, karena tidak ada biaya untuk mengobatinya.
Bocah berusia 9 tahun ini hanya bisa tergolek tak berdaya dalam pangkuan sang ibu. Bocah malang asal Desa Citeureup, Dayeuhkolot, Bandung ini menderita gizi buruk dan tuna ganda. Selain hanya memiliki bobot badan 10 kilogram, ia tak bisa melihat dan mendengar.
Penderitaan bocah bernama Ikhsan Lukmanul Hakim tersebut dialami sejak lahir. Selain menderita gizi buruk dan tuna ganda, bocah ini pun memiliki kelainan penyakit jantung. Upaya pengobatan sejauh ini sudah dilakukan oleh orangtua korban dengan menghabiskan uang jutaan rupiah. Namun karena keterbatasan dana, pengobatan yang dilakukan oleh orangtua korban terhenti. Kondisi korban semakin memprihatinkan.
Untuk bisa berobat keluarga Leni Kusrini kini hanya bisa mengandalkan Kartu Jaminan Kesehatan Masyarakat. Orangtuanya berharap uluran bantuan dari donatur untuk pengobatan Ikhsan. (Muhammad Abas/Sup)