indosiar.com, Malang - Kian tingginya harga minyak tanah yang mengakibatkan penderitaan rakyat kecil memicu munculnya sejumlah ide kreatif yang menghasilkan bahan bakar alternatif pengganti minyak tanah. Di Malang, Jawa Timur, seorang dosen menciptakan briket sampah yang dapat digunakan hingga 5 jam untuk memasak.
Briket yang berdiameter 10 centimeter yang terbuat dari sampah ini mampu menghasilkan energi panas hingga 500 derajat celsius selama 5 jam. Karenanya, briket buatan seorang dosen kimia disebuah kampus di Malang, Jawa Timur ini cocok digunakan untuk memasak. Bahkan dalam penggunaannya, briket ini tidak menimbulkan asap.
Namun briket ini memiliki kelemahan yakni membutuhkan waktu 20 hingga 30 menit hingga bisa menciptakan energi panas yang cukup tinggi untuk memasak. Dosen Tri Puspowati menambahkan, briket buatannya ini dibuat dari sampah organik seperti daun kering yang dibakar diatas tungku hingga menjadi arang.
Tepung kanji yang digunakan hanya sedikit karena hanya sebagai perekat. Setelah tercampur rata, adonan ini dicetak sesuai kebutuhan dan dijemur hingga kering. (Nurochman/Sup)