indosiar.com, Tapanuli - Karena diduga melibatkan guru dan murid untuk memenangkan Partai Demokrat, Bupati Tapanuli Tengah, Sumatera Utara dilaporkan sejumlah partai politik peserta pemilu ke Panwaslu setempat. Dugaan pelibatan guru dan murid dalam kegiatan pemenangan parpol ini juga dibenarkan Sekjen Komnas Anak, Aries Merdeka Sirait saat memantau pelibatan anak dalam kampanye di Tapanuli Tengah.
Laporan pelanggaran pemilu yang diduga dilakukan Bupati Tapanuli Tengah, Tuani Lumbantobing ini disampaikan 21 partai politik yang tergabung dalam forum lintas parpol. Mereka mendatangi kantor Panwaslu setempat Selasa (31/03/09) kemarin.
Menurut Ketua Forum Lintas Parpol, Jamarlin Purba, pelanggaran yang dilakukan Tuani berupa pelibatan guru dan murid untuk mengikuti kampanye Partai Demokrat dan mobilisasi massa tersebut menggunakan fasilitas negara.
Dugaan mobilisasi siswa untuk kampanye parpol ini dikuatkan oleh temuan Sekjen Komnas Anak, Aries Merdeka Sirait saat melakukan pemantauan terkait pelibatan anak dalam kampanye di wilayah Tapanuli Tengah kemarin.
Selain menemukan para siswa dipulangkan lebih cepat karena adanya kegiatan kampanye, Aries juga menemukan sejumlah sekolah dicat warna biru identik dengan parpol tertentu.
Sayangnya hingga saat ini pihak sekolah SMP Negeri I Tapanuli Tengah tidak bersedia memberikan keterangan atas perubahan warna gedung sekolah ini. (Edi Iriawan/Sup)