HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Bursa Calon Ketua Umum ICMI



indosiar.com, Makassar - Meski pemilihan umum Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) periode tahun depan baru akan digelar Selasa (6/12) malam, namun bursa calon ketua telah memanas. Di hari pertama muktamar Senin (5/12) kemarin sudah tercatat 13 nama yang mencuat di bursa.

Diantaranya menteri negara badan usaha milik negara Sugiharto dan menteri perhubungan Hatta Radjasa. Selain keduanya, calon lain yang muncul Ketua MPR RI Hidayat Nurwahid, Ketua Mahkamah Konstitusi Jimly Asshidiqie, pengamat ekonomi Didik J Rachbini, anggota Komnas HAM Solahuddin Wahid, Marwah Daud Ibrahim dan juga Ilham Habibie.

Dalam muktamar ICMI kali ini, pendiri ICMI BJ Habibie mengusulkan perubahan sistem kepemimpinan yang sebelumnya presidentil menjadi kolektif melalui sistem presidium. (Saharuddin Ridwan/Tom)

Bookmark and Share


Page: 1
7-Dec-2005 05:32:17 WIB by nah tuuuu
kalo kata gue mah yang namanya arab/india/pakistan SEKALI PELIT TETEP PELIT!!!!! DASAR CHEAP ASS!!!!
7-Dec-2005 05:31:09 WIB by nah tuuuu
DENVER - Sudah jamak mendengar perlakuan keji atas buruh Indonesia oleh majikannya di Arab Saudi. Ternyata, kelakuan kejam majikan Arab Saudi itu juga ditemukan di Amerika Serikat. Bedanya, kini pasangan majikan itu diproses hukum dan terancam denda besar, serta menghadapi kemungkinan hukuman seumur hidup.

Suami istri warga Arab Saudi yang jadi tersangka perbudakan terhadap TKI perempuan itu adalah Homaidan Al-Turki dan Sarah Khonaizan. Tuntutan hukum sipil itu dilancarkan Departemen Tenaga Kerja AS atas pasangan yang tinggal di Aurora, luar kota Denver itu.

Associated Press (AP) merahasiakan nama TKI itu karena dia juga korban pelecehan seksual. Al Turki memang dilaporkan berkali-kali melecehkan TKI yang masih berusia 17 tahun itu.

Al Turki didakwa melakukan perkosaan, penculikan, penyiksaan dan penyekapan. Sedangkan Khonaizan didakwa penculikan, penyiksaan dan penyekapan.

Dakwaan lain juga membuatnya kian sulit lolos. Pasangan itu masih menghadapi gugatan kejahatan federal karena memasukkan imigran gelap, memalsukan dokumen dan kerja paksa (forced labor).

Dari berkas dakwaan pengadilan Juni lalu, TKI itu dibayar kurang dari USD 2 (sekitar Rp 20 ribu) sehari selama empat tahun untuk kerja seharian, yakni memasak, membersihkan rumah dan merawat lima anak Al Turki dan Khonaizan. Untuk standar AS, seorang pencuci piring di restoran saja bisa mendapat USD 8-12 (Rp 80 ribu-Rp 120 ribu) per jam.

Bila majikannya keluar kota, bukan berarti TKI yang malang itu bisa istirahat. Sebab, dia dipinjamkan ke empat keluarga lain. TKI juga jarang mendapat libur. Dia bekerja nonstop, tujuh hari seminggu selama empat tahun dari 2000 hingga 2004.

Al Turki dan Khonaizan dituntut tidak membayar upah si TKI sesuai upah standar dan melanggar ketentuan tenaga kerja. Departemen Tenaga Kerja mewajibkan Al Turki membayar gaji si TKI senilai USD 62.500 (sekitar Rp 625 juta). Jumlah itu bisa lebih besar apabila pengadilan memutuskan agar Al Turki membayar biaya kerugian.

Media di Denver menyebutkan menyebutkan pernah TKI itu minta pulang ke Indonesia, namun pasangan itu menyergah dengan menyebut untuk pulang butuh USD 10 ribu. Dan si TKI tak bisa mendapatkan uang sebanyak itu.

Lebih repot lagi, TKI tersebut punya masalah dengan dokumen perjalanannya, sehingga makin tidak terlindungi. Dan, kondisinya yang serba kepepet ini diduga dimanfaatkan oleh pasangan kejam itu. John Richilano, salah satu pengacara Al Turki, belum menanggapi gugatan itu. (ap/nie)
6-Dec-2005 11:42:48 WIB by clandestein
kelompok islam abu abu elite ,tidak punya konsep yang jelas terhadap ummat dan punya visi terhadap syiar ,hanya sekedar retorika panggung kekuasaan.ketika civil society di artikan secara korupsi berame rame atas nama komunitas da terminologi muslim.inilahkelompokprovokator dalam islam.hanya sebagai cara .satu koin dua sisi sama jaringan islam liberal hanya pada sisi yang berbeda saja.ironis ininilah tampilan nyata muslim indonesia .tanpa konsep dan visi yang jelas dalam eksistensinya dalam syiar islam.sekuler dan hypokrit.

 

Nama:
Email:
Security Code: