indosiar.com, Sukabumi - Karena gaji belum dibayar, ratusan karyawan garmen PT Dodoli di Kampung Pangleseran, Kecamatan Gunung Guruh, Sukabumi ngamuk. Mereka membakar 2 buah mobil dan menjarah isi gudang yang berisi pakaian jadi.
Ratusan buruh pabrik garmen PT Dodoli ini sudah tidak bisa dikendalikan lagi. Mereka membakar dua buah mobil Inova dan Avanza yang diduga milik atasan mereka.
Selain itu karyawan yang sudah bringas ini menjarah gudang penyimpanan pakaian jadi dan dilemparkan ke luar. Amuk massa baru bisa diredam setelah anggota polisi dari Polsek Cisaat Sukabumi mengeluarkan tembakan peringatan.
Para buruh ini juga sempat mengejar Satpam pabrik yang dikawal keluar. Dan untungnya Satpam tersebut bisa lari dari kejaran massa. Menurut salah seorang karyawan pabrik, awalnya aksi berjalan damai, para karyawan hanya melakukan unjuk rasa didepan gerbang.
Mereka menuntut gaji yang seharusnya sudah dibayar pada tanggal 10 September. Namun hingga sore hari, pihak pabrik sama sekali tidak merespon. Bahkan satpam pabrik malah menutup pintu gerbang. Ini membuat marah para buruh. Aksi kemudian menjadi anarkis, ratusan karyawan melempari pos Satpam dan membakar dua buah mobil yang diduga milik bos mereka.
Petugas kepolisian yang datang ke lokasi langsung memasang garis polisi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Petugas juga sudah memegang nama-nama pelaku pembakaran dan penjarahan. (Wulan Sapto Hadi/Sup)