HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pasca Moratorium

Call Center TKI Mulai Dioperasikan



indosiar.com, Jakarta -  Crisis Center TKI 24 jam yang dikelola Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia atau BNP2TKI, mendapat sambutan positif masyarakat. Hingga siang ini Crisis Center TKI menerima sedikitnya 6 ribu pengaduan melalui telepon, namun semuanya tak menyangkut masalah TKI.

Koordinator Crisis Center TKI, Kustomo Usman mengatakan, setelah dilakukan verifikasi, Crisis Center mencatat sebanyak 150 pengaduan masalah TKI yang masuk lewat telepon, 20 pengaduan lewat tatap muka langsung, dan 200-an dalam bentuk pengaduan tertulis.

Kustomo Usman menyebutkan, mayoritas masalah yang diadukan menyangkut masalah gaji yang tidak dibayar dan putusnya hubungan komunikasi antara TKI dengan pihak keluarga. Sementara, kasusnya banyak terjadi di Timur Tengah, seperti Arab Saudi dan Kuwait.

Selain melalui telepon, banyak juga keluarga TKI yang mendatangi langsung  ke kantor Crisis Center TKI di Jalan MT Haryono Jakarta Timur untuk mengadukan nasib TKI yang tidak ada kabarnya. Salah satunya  Endang Sulastin yang mengaku anaknya Sinta Sukandar yang sudah empat tahun bekerja di Arab Saudi sebagai pembantu rumah tangga, hingga kini tidak ada kabar. Sementara PJTKI yang memberangkatkan juga tidak bisa memberikan informasi keberadaannya anaknya.

Nasib serupa juga dialami Suparmin. Warga Grobokan Jawa Tengah ini mengaku, anaknya Wiwik Ariyanti yang sudah lima tahun bekerja di Selangor Malaysia tidak ada kabar. Endang dan Suparmin mengaku khwatir dan cemas akan keberadaan anak mereka di luar negeri, apalagi setelah mendengar kasus hukuman pancung yang dialami TKW asal Bekasi Ruyati beberapa waktu lalu.

Mereka berharap agar pemerintah segera menindaklanjuti pengaduan mereka, dan membawa anak mereka pulang ke tanah air. (Nancy Erene/Dedi Suhardiman/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: