indosiar.com, Jakarta - Menteri Pertanian Anton Apriantono mengakui, adanya kesalahan dalam proyek kesalahan variatas pada super toy HL II yang telah merugikan sejumlah petani khususnya di Gerabak, Purworejo, Jawa Tengah karena itu PT. Sarana Haparan Indu Pangan (SHI) sebagai pengelola padi super toy diminta bertanggung jawab terkait ganti rugi atas gagal panen.
Padi super toy HL II yang klaim mampu menghasilkan panen 3 kali dalam 1 kali masa tanam ternyata belum lolos uji varitas sebagai benih unggulan. Jenis padi temuan toy Supriyadi, warga Bantul, Yogyakarta tersebut sebenarnya masih dalam tahap uji coba dan bukan untuk komersial.
Menurut Menteri Pertanian Anton Apriantono, mestinya padi super toy ditanam dilahan tak lebih dari 10 hektar, karena itu Menteri Pertanian minta PT. Sarana Harapan Indu Pangan (SHI) sebagai biak pengembang padi super toy menyelesaikan ganti rugi kepada para petani yang gagal panen dengan di fasilitasi pemerintah daerah setempat.
Saat ini pemerintah tidak menindak PT. SHI karena apa yang dilakukan oleh perusahaan yang dikelola staff khusus Presiden Heru Lelono, tersebut masih dalam tahap percobaan. (Budiono/Nur Hayat/Dv).