indosiar.com, Jakarta - Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu mengatakan, minyak goreng bersubsidi yang ditujukan bagi warga tidak mampu akan segera disalurkan menyusul telah cairnya 500 milyar rupiah dana pemerintah untuk mensubsidi harga minyak goreng selama 6 bulan. Sebelumnya Menteri Perdagangan menyebut harga 2500 rupiah rupiah perkilogram untuk minyak goreng bersubsidi.
Bazar minyak goreng murah Rabu (04/03/08) siang digelar di Kantor Kelurahan Serdang, Kemayoran, Jakarta Pusat. Masyarakat sekitar telah diberi kupon khusus untuk bisa membeli minyak goreng dengan harga 8000 rupiah perliternya yang jauh dibawah harga pasar yang telah mencapai 13 hingga 14 ribu rupiah perkilogram.
Menteri Perdagangan Marie Elka Pangestu mengatakan, anggaran subsidi khusus untuk minyak goreng sebesar 500 milyar rupiah sudah turun. Karena itu selama 6 bulan kedepan pemerintah akan menyalurkan minyak goreng bersubsidi kepada masyarakat tidak mampu mencapai 180 ribu ton minyak goreng.
Menteri Perdagangan menambahkan, mahalnya harga minyak goreng saat ini disebabkan harga minyak mentah dunia yang masih tinggi. Untuk mengatasi hal ini pemerintah menempuh kebijakan memberi potongan pajak serta subsidi langsung ke masyarakat seperti dengan menggelar bazar minyak goreng murah. (Sisca Tiur Gurning dan Tarwin Nasution/Sup)