HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pidato Presiden

Dana Transfer ke Daerah Meningkat 11, 5 Triliun



indosiar.com, Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono Jumat (22/08/08) pagi tadi, menyampaikan pidato kenegaraan menyangkut pembangunan daerah dalam Rancangan  Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) tahun 2009 dalam sidang Paripurna Dewan Perwakilan daerah (DPD) di gedung MPR/DPR Senayan Jakarta. Dalam pidatonya Presiden menyebut adanya kenaikan anggaran ke daerah tahun 2009 sebesar 11.5 triliun rupiah.

Presiden Yudhoyono dan Wapres Yusuf Kalla tiba di gedung Nusantara DPR/MPR RI sekitar pukul 09.00 WIB tadi pagi. Dalam pidatonya Presiden menyampaikan dana anggaran untuk daerah tahun 2009 mengalami peningkatan dibanding tahun-tahun sebelumnya.

Untuk mendukung pelaksanaan disentralisasi fiskal, pemerintah mengalokasikan dana transfer ke daerah tahun 2009, sebesar 303,9 triliun rupiah atau naik 11.5 triliun rupiah dari APBN Perubahan tahun 2008.

Rinciannya, untuk dana bagi hasil dialokasikan 89.9 triliun, dana alokasi umum 183,4 triliun rupiah dan dana alokasi khusus 22,3 triliun rupiah. Sedangkan dana otonomi khusus untuk Aceh, Papua,  Papua Barat direncanakan sebesar 8,3 triliun rupiah.

Seiring naiknya anggaran daerah ini, Presiden mengingatkan semua pejabat di daerah agar tidak melakukan penyimpangan, mengingat meningkatnya tindak penyimpangan atau korupsi di daerah belakangan ini.

Sementara Ketua DPD, Ginanjar Kartasasmita, dalam pidatonya lebih menyoroti masalah pelaksanaan otonomi daerah. Diantaranya masih adanya inkonsistensi antara kebijakan disentralisasi dengan kebijakan-kebijakan pemerintah lainnya sehingga terjadi dualisme peraturan perundang-undangan didaerah. (Tim Liputan/TS/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: