HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Defisit APBN 2005 Mencapai Rp 35,2 Triliun

Tayang: 19-Jul-2005 00:00 WIB

indosiar.com, Jakarta - Menteri Keuangan Jusuf Anwar memperkirakan jika harga minyak tidak turun dari posisi US$ 60 per barrel, beban defisit APBN tahun 2005 akan membengkak menjadi Rp 35,2 triliun atau bertambah dari defisit yang semula ditetapkan yaitu sebesar Rp 20 triliun.

Hal ini dikatakan oleh Jusuf Anwar usai memaparkan perkembangan fiskal yang dicapai selama semester pertama tahun 2005 kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Senin (18/7). Menurut Jusuf, dengan asumsi defisit tersebut, pemerintah harus mencari dana sebesar Rp 12,1 triliun guna menutupi kekurangan pembiayaan anggaran negara.

Untuk itu, pemerintah tengah mengkaji sejumlah langkah, diantaranya kemungkinan memotong subsidi BBM atau mengurangi pembagian penerimaan minyak dan gas bagi daerah. Menteri Keuangan menyebutkan dengan kondisi harga minyak dunia yang cukup tinggi saat ini, dana untuk subsidi BBM juga meningkat menjadi sebesar Rp 123 triliun. (Nancy Irene dan Gunadi/Tom)


Tayang: 19-Jul-2005 00:00 WIB

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: