indosiar.com, Halmahera Tengah - Ratusan sopir yang tergabung dalam Organda Kabupaten Halmahera Tengah, Senin (03/08/09) kemarin, melakukan aksi pemblokiran jalan antar kabupaten kota memprotes pembagian trayek yang dinilai merugikan mereka. Aksi ini nyaris ricuh saat sebuah mobil penumpang berusaha menerobos blokade.
Mobil penumpang yang berusaha menerobos blokade ini langsung diserbu massa yang tengah emosi. Mobil yang diduga kendaraan dari wilayah kota Tidore Kepulauan yang masih bersengketa soal trayek nyaris dihakimi massa.
Massa bahkan menghadang mobil aparat kepolisian yang mengangkut penumpang terlantar akibat aksi pemblokiran tersebut, serta menuduh polisi membantu pihak Organda Kota Tidore Kepulauan, karena sempat melepaskan tembakan saat menghalangi aksi pemblokiran.
Dua regu aparat keamanan dari Polres Halmahera Tengah yang dikerahkan ke lokasi aksi sempat bersitegang dengan massa, namun ketegangan tersebut tidak berlangsung lama saat Wakapolres Halmahera Tengah dan Bupati langsung turun menenangkan massa.
Perseteruan antar dua Organda Kabupaten Halmahera Tengah dengan Organda Kota Tidore Kepulauan ini bermula dari pembagian batas trayek dari kedua pemerintah daerah kota maupun kabupaten yang hingga kini belum menemui kesepakatan. Sebelumnya, massa sempat memblokade jalan di kilo 13 perbatasan Kabupaten Halmahera Tengah dengan Kota Tidore Kepulauan dengan merobohkan pohon hingga akses jalur utama keluar masuk Widal lumpuh total. (Gazali Hasan/Sup)