indosiar.com, Ambon - Aksi puluhan aktivis mahasiswa asal Kabupaten Aru, Maluku Tenggara, Maluku ini, sudah berlangsung memanas, sejak awal kedatangan mereka dihalaman kantor Gubernur Maluku. Mereka mengaku emosional, karena tuntutan mereka agar Bupati Aru, Theddy Tengko, dicopot dari jabatannya, karena terlibat sejumlah kasus korupsi, tidak mendapat tanggapan serius Gubernur Maluku, Karel Albert Ralahalu dan penegak hukum.
Karena aksi mereka untuk menemui gubernur Maluku dihadang aparat kepolisian dan petugas Satpol Pamong Praja, sejumlah pengunjuk rasa nekad melampiaskan kemarahannya dengan merusak sebuh mobil dinas yang sedang di parkir di halaman kantor gubernur. Sejumlah mahasiswa lainnya melakukan pengembosan ban. Dua orang mahasiswa yang diduga melakukan aksi pengrusakan mobil dinas, akhirnya diringkus aparat kepolisian, untuk mempertanggung-jawabkan perbuatannya. (Djabar Tianotak/Sup)