HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Pelayanan Publik

Depperin, Polri dan Kominfo Terburuk



 

indosiar.com, Jakarta - Berdasarkan hasil survey integritas sektor publik 2009 oleh KPK, tercatat ada 15 instansi dengan skor terendah dibidang pelayanan publik.

Diantara ke-15 instansi tersebut, Departemen Perindustrian, Polri, dan Depkominfo, masuk dalam daftar skor paling rendah. Layanan publik yang mendapat sorotan di Polri adalah pembuatan dan perpanjangan SIM, surat keterangan catatan kepolisian, serta layanan pengaduan ke polisi seperti curanmor dan pencurian.

Untuk Depkominfo, yang disorot adalah pengadaan barang dan jasa. Sedangkan di Depperin, masalah sertifikasi produk (SNI), yang menjadi sorotan.
Menurut Wakil Ketua KPK, M. Jasin, salah satu indikator penilaian adalah perilaku suap dari konsumen ke pemberi layanan, serta adanya gratifikasi.

15 instansi dengan skor integritas tinggi diantaranya adalah Deptan, PT Pos Indonesia, PT Pertamina, dan BPOM.

KPK juga mensurvey pemerintahan propinsi. Hasilnya, DKI Jakarta masuk dalam 5 propinsi dengan skor integritas terendah, sementara Bali masuk dalam 5 propinsi dengan skor integritas tertinggi.

Survey ini dilakukan pada April - September 2009, terhadap 317 unit layanan yang ada di 98 instansi, 39 instansi tingkat pusat, 10 pemerintah propinsi, dan 49 pemerintah kota, kabupaten, dengan jumlah responden sebanyak 11 ribu 413 orang.(Astrid Farma Putri dan Heru Desembri/Ijs)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: