indosiar.com, Jakarta - Dalam seminar sehari Deteksi Dini Cidera Otak, di RS Jakarta, akhir pekan kemarin (Sabtu, 6/3/2010),Pprof Teguh A. S.Rangkusuma, menghimbau agar masyarakat cepat memeriksakan diri, apabila merasakan gejala-gejala stroke ringan, ataupun disfungsi motorik lainnya. Menurut dr Teguh, anstisipasi yang cepat terhadap kondisi cidera otak, akan membuat pasien terhindar dari resiko cacat.
Pada kesempatan ini, juga diperagakan alat terapi baru untuk penyembuhan penyakit yang berhubungan dengan syaraf, seperti stroke, epilepsi, parkinson dan disfungsi syaraf lainnya. Transcranial Magnetic Stimulation (TMS), adalah alat terapi yang berasal dari rusia, yang mempergunakan medan magnet untuk menstimulasi otak, dan bisa menjadi alternatif untuk penyembuhan struk tanpa operasi.
Metode penyembuhan terapi magnet (TMS) ini, sudah dipergunakan sejak tahun 1985 di Rusia. Kini tms mulai diperkenalkan di Indonesia, sebagai salah satu alternatif untuk penyembuhan cidera otak dan kegagalan fungsi syaraf. biaya untuk terapi tms ini, sekitar 5 juta rupiah perpaket.(Mutiara Moerdani, Dedi Effendi/Ijs)