HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Artis Jadi Caleg

Dianggap Mampu Dongkrak Raihan Suara



Baca Juga:


Tags:

parpol artis caleg

Berita HOT:



indosiar.com, Jakarta - (Selasa, 23/04/2013) Senin kemarin, lengkap sudah 12 partai peserta pemilu 2013 menyerahkan daftar calon legislatif ke Komisi Pemilihan Umum. KPU selanjutnya akan memverifikasi kelengkapan syarat para caleg. Mereka yang diusung, datang dari beragam latarbelakang, dan dianggap mampu mendongkrak perolehan suara.

Pesohor, atau tepatnya artis jadi legislator, bukan fenomena baru. Sejak jaman orde baru telah ada nama-nama seperti Sophan Sofyan, Eddy Sud atau juga si raja dangdut Rhoma Irama, yang berkiprah di parlemen.

Kinipun, parlemen kita beranggotakan 18 orang dari latarbelakang artis. Sebut saja misalnya Dedi Gumelar yang akrab dengan Miing Bagito, atau Eko Indro Purnomo atau Eko Patrio. Lalu di kalangan wanita ada pemeran oneng Rieke Diah Pitaloka, dan mantan Putri Indonesia Venna Melinda. Mereka masuk ke DPR melalui beberapa partai.

Kehadiran artis di dunia politik praktis, merupakan pertatautan kepentingan sang artis di satu sisi, yang memanfaatkan ketenaran mereka, dan parpol di sisi lain, yang ingin memanfaatkan sang pesohor untuk mendongkrak perolehan suara di pemilu. Soal mutu setelah jadi, rakyatlah yang menilai.

Tetapi terlepas dari kiprah mereka, kehadiran artis di DPR, telah menggoda sejumlah artis lain untuk mengikuti jejak para pendahulu. Mereka mencoba peruntungan lewat parpol pilihan masing-masing, dengan motivasi berbeda-beda.

Kiprah artis di dunia politik praktis memang kadang jadi perdebatan, terkait efektifitas peran mereka, memperjuangkan aspirasi rakyat. Ada yang mendukung, tapi tak sedikit yang mencibir.

Artis jadi Anggota DPR, profesi yang mengemban amanah sebagai pejuang aspirasi rakyat, tentu bukan pekerjaan mudah. Tapi semua nanti, kita serahkan kepada rakyat yang memegang hak memilih. Yang jelas, sampai masa pendaftaran caleg ditutup KPU Senin malam, nama mereka sudah sah terdaftar sebagai calon legislatif, meski semua masih bersifat sementara.

KPU akan melakukan verifikasi selama 14 hari, untuk kemudian ditetapkan sebagai caleg tetap. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share