indosiar.com, Garut - (Kamis, 15.09.2011) Putusan sidang paripurna DPR Kabupaten Garut, Jawa Barat yang menyetujui pengajuan mundur wakil bupati Dicky Chandra Rabu (14/09) siang langsung disambut histeris ratusan pendukungnya, bahkan nyaris ricuh. Sementara Dicky Chandra mengaku akan menyerahkan sepenuhnya proses pengunduran dirinya kepada Menteri Dalam Negeri dan akan melaksanakan tugasnya sampai surat keputusan keluar.
Massa pendukung Wakil Bupati Dicky Chandra menyerbu rumah dinas wakil bupati untuk bertemu langsung usai putusan sidang paripurna DPRD yang menyetujui pengunduran Dicky dari jabatan sebagai wakil bupati Garut. Mereka menangis karena Dicky harus berhenti ditengah jalan sebelum masa jabatannya usai tahun 2014. Sebagian pendukungnya bahkan mengamuk, sehingga memancing emosi Dicky yang berusaha menenangkannya.
Dicky Chandra mengatakan akan menyerahkan sepenuhnya pengunduran dirinya kepada Menteri Dalam Negeri dan akan terus melaksanakan tugasnya sebagai Wakil Bupati Garut sampai surat keputusan keluar.
Dicky meminta kepada pendukungnya agar tidak anarkis dalam menanggapi keputusan ini, karena ini mungkin jalan terbaik untuk kemajuan Kabupaten Garut. Dicky Chandra berhasil memenangkan pemilukada Kabupaten Garut tahun 2009 dengan pasangan bupatinya Aceng HM Fikri melalui jalur independen, namun ia memilih mundur sebelum masa jabatannya karena terjadi perbedaan prinsip dengan bupati setelah 2 tahun lebih menjabat. (Deni Muhammad Arif/Sup)