HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Kehilangan Anak

Diculik atau Melarikan Diri, Orang Tua Cemas



indosiar.com, Jakarta - (Jumat:04/11/2011) Serangkaian kasus hilangya remaja putri belakangan ini tak urung meresahkan para orang tua ditengah banyaknya pemberitaan menyangkut isu penculikan. Nampaknya sudah saatnya para orang tua lebih intens menjalin komunikasi terbuka dengan sang anak dan mengawasi pergaulan sang anak. Sebab saat anak hilang, sebesar apapun kenakalan sang anak yang paling dibuat cemas adalah para orang tua.

Banyak orang tua di Jakarta kini dibuat resah dengan serangkaian peristiwa hilangnya anak anak remaja. Rohibin dan istrinya Asmaya, sampai kini belum bisa tidur nyenyak. Sudah 5 hari anak mereka, Aisi Rahmatilah hilang, dan belum jelas dimana dan bagaimana nasibnya.

Tak hanya Rahibin dan Asmaya yang mengalami, karena kini ada sejumlah remaja lain yang secara misterius hilang entah kemana. Inilah yang membuat kalangan orang tua resah, takut kejadian sama menimpa anak mereka.

Jika diruntut 7 bulan terakhir, pihak kepolisian sedikitnya menerima 8 laporan dari para orang tua yang mengaku kehilangan anak mereka. Satu diantaranya adalah Nadia Dwi Rahma, tadi malam sudah ditemukan di Semarang, yang menurut pengakuan gadis itu, hanya kabur, takut dimarah orang tua karena menghabiskan uang kuliahnya.

Ada beberapa hal menarik dari kasus yang muncul. Pertama dari 8 remaja yang hilang, 6 diantaranya mahasiswa dengan usia rata rata antara 20 sampai 22 tahun dan semuanya remaja putri. Memang dari 8 kasus ini tak semua remaja kembali ditemukan selamat, karena ada juga yang tewas dan sebagian lain sampai kini belum jelas nasibnya. Inilah yang membuat kalangan orang tua resah.(Tim liputan/Her)

 

 

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: