indosiar.com, Jakarta - Sementara para guru lain berjuang untuk memperbaiki nasibnya, seorang guru bantu disebuah sekolah khusus di Jakarta Selatan justru diadukan ke yayasan sekolah. Guru itu diduga melakukan pelecehan seksual pada sejumlah muridnya.
Para orangtua murid mengaku mendapat pengaduan dari anak-anaknya. Bahwa mereka telah dilecehkan secara seksual oleh seorang guru mereka yang berinisial EM yang sudah 3 tahun mengajar mata pelajaran mengetik, komputer dan ekonomi.
Berdasarkan pengakuan para siswa, perlakuan tersebut sudah dilakukan bertahun-tahun. Walaupun orangtua siswa telah memberikan waktu 2 minggu untuk memberhentikan sang guru honorer yang juga masih saudara ipar kepala sekolah SMP khusus penderita autis dan hiperaktif ini namun hingga kini pihak yayasan belum mengambil tindakan tegas kepada pelaku.
Sebelumnya pihak yayasan menolak bertemu dengan kuasa hukum dan Deputi Menteri Pemberdayaan Perempuan dan hanya ingin bertemu dengan orangtua kedua siswa korban pelecehan yakni IV dan SN.
Hingga saat ini pertemuan antara yayasan Pendidikan Budi Waluyo dan orangtua tengah berlangsung. Pihak yayasan menyatakan, baru akan mencari bukti atas laporan para orangtua itu.(Yulia Hendrika Bulo dan Tarwin Nasution/Sup)