indosiar.com, Sidoarjo - (Rabu, 14.09.2011) Kondisi SD Ketapang Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo semakin memprihatinkan. Sejak sekitar 2 tahun lalu dinding dan lantai sekolah retak dan amblas disebabkan penurunan tanah akibat semburan lumpur Lapindo. Retakan pada dinding ruang kelas semakin membesar, selain itu lantai di 6 ruang kelas dan 3 ruang TK semakin amblas. Tak hanya itu, atap sebagian bangunan juga runtuh. Kondisi ini membuat pihak sekolah terpaksa mengosongkan 9 ruang tersebut.
Tiap hari siswa siswi SDN Ketapang Tanggulangin Sidoarjo selalu diliputi perasaan was-was dan khawatir. Sebab meski sudah bisa belajar lagi di ruang kelas baru, namun ancaman lantai sekolah amblas dan dinding roboh tetap ada. Apalagi beberapa hari terakhir muncul puluhan gelembung gas liar disekitar rumah warga Desa Ketapang.
Tidak hanya siswa siswi, orangtua murid juga terpaksa mengantarkan anaknya se sekolah karena khawatir dengan kondisi ruang kelas. Entah sampai kapan kondisi seperti ini akan terus terjadi. Pemerintah melalui BPLS sendiri hanya melakukan antisipasi penanganan gas saja. BPLS berdalih wilayah Desa Ketapang belum masuk dalam petak area terdampak lumpur Lapindo. Padahal posisi sekolah dengan tanggul terluar hanya sekitar 50 meter. (Hidayat Adi/Sup)