indosiar.com, Kendari - Puluhan eks pengungsi Timor Timur berunjuk rasa dan mengamuk didalam Kantor Dinas Sosial Sulawesi Tenggara, menyusul semakin tak jelasnya bantuan yang dijanjikan oleh pemerintah kepada mereka. Dalam aksi itu para eks pengungsi sempat menggeledah ruangan di kantor Dinas Sosial untuk mencari kepala dinas.
Puluhan eks pengungsi Timor Timur yang sudah sejak Senin (10/08) siang, mulai berang langsung menggeledah sejumlah ruangan untuk mencari Kepala Dinas Sosial, namun yang dicari tak berhasil ditemui. Sejumlah pengunjuk rasa yang marah dengan nada tinggi mempersoalkan sikap pemerintah Sulawesi Tenggara dan Kantor Dinas Sosial setempat yang semakin tak jelas mengurus bantuan jaminan sosial bagi 7.372 warga eks pengungsi asal Timor Timur.
Selain itu pengunjuk rasa juga menuding Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara telah memanipulasi data jumlah pengungsi asal Timor Timur yang ada di Sulawesi Tenggara.
Menurut pengunjuk rasa, sesuai hasil pendataan yang dilakukan Pemerintah kota Bau Bau, Pemerintah Kabupaten Buton, Kabupaten Wakatobi dan Kabupaten Bombana, total jumlah eks pengungsi asal Timor Timur yang bermukim di empat daerah itu sebanyak 7.372 kepala keluarga. Pengunjuk rasa mengancam jika hingga pertengahan bulan ini bantuan tersebut belum juga disalurkan mereka akan menduduki Kantor Dinas Sosial Sulawesi Tenggara. (Doni Okta Yudha/Sup)