HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Dugaan Korupsi di IPDN



indosiar.com, Jakarta  - Dua dosen Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Inu Kencana Syafei dan Andi Asikin, Senin (25/06/07) kemarin, melaporkan dugaan korupsi di IPDN yang diduga merugikan negara hingga 2,54 miliar rupiah ke bagian Pengaduan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Andi Asikin dan Inu Kencana Syafei yang mengatasnamakan dirinya dari Forum Komunikasi Reformasi Sekolah Pamong Praja (FKRSPP), menyebutkan korupsi diduga terjadi pada penyewaan lahan pertanian milik IPDN di Kecamatan Jatinangor, Jawa Barat seluas 1.000 hektar kepada masyarakat sekitar yang terdiri atas 12 desa dan merugikan negara hingga Rp.2,5 miliar.

Selain soal lahan, Inu Kencana Syafei juga mengungkapkan soal kebijakan pemutihan di masa kepemimpinan Rektor IPDN I Nyoman Sumaryadi pada tahun 2004. Praktek ini menurut Inu, diduga dijadikan peluang oleh beberapa oknum IPDN untuk menjaring uang. Atas kebijakan pemutihan itu, maka puluhan praja yang sudah dipecat dapat diterima kembali dan hal itu dimanfaatkan oleh oknum Komisi Disiplin IPDN untuk meminta uang dari para yang diterima kembali.

Tidak hanya itu, FKRSPP juga melaporkan praktik dugaan korupsi dalam pengadaan Pakaian Dinas Harian (PDH) untuk 1.500 praja angkatan 2006. Untuk pengadaan PDH bagi  1.500 praja itu telah dilakukan penarikan uang senilai Rp.700 ribu per praja untuk empat potong pakaian. Namun pada prakteknya, praja hanya mendapat satu PDH. (Gunadi/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: