indosiar.com, Makassar - Nasib serupa juga dialami Andi Gemma, mantan pejuang yang kini menjadi wakil ketua Legium Veteran cabang Makassar Sulawesi Selatan. Rumah ini lebih mirip kandang, bukan layaknya tempat tinggal. Bangunan yang berdiri diatas tanah wakaf pemerintah Kota Makassar ini dihuni oleh Andi Gemma, mantan pejuang kemerdekaan yang kini menjadi wakil ketua Legium Veteran cabang Kota Makassar.
Saat menceritakan kisah hidupnya, Andi Gemma seolah lupa usianya sudah senja. Ya, Andi Gemma adalah seorang pejuang yang turut andil merebut kemerdekaan dari tangan penjajah. Ia berjuang tanpa pamrih. Namun saat ia menjalani hidup sehari-hari di masa kemerdekaan buah perjuangannya tampak kesedihan di raut wajahnya.
Lelaki kelahiran Palaka, Sulawesi Selatan ini merasa mendapat perlakuan yang mirip zaman penjajahan dahulu. Ia diusir dari komplek perumahan yang ditempatinya sejak tahun 1947 tak jauh dari rumahnya sekarang. Kini rumahnya itu telah dibongkar pada tahun 2003 lalu.
Yang menyedihkan bagi Andi Gemma, perlakuan ini ia terima setelah kemerdekaan berhasil diraih. Meski di masa perjuangan lalu mereka berjuang tanpa pamrih apapun. Setelah rumah mereka dibongkar, Andi Gemma bersama 20 an anggota Veteran terpaksa harus tinggal diatas atas timbunan rawa-rawa. (Saharudin Ridwan/Sup)