HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Empat Kecamatan di NAD Terisolir Akibat Banjir



indosiar.com, Aceh - Dari arus banjir yang merendam ratusan desa di Aceh tidak hanya terlihat sampah dan sisa patahan kayu serta lumpur. Tapi banjir ini juga menghanyutkan banyak kayu gelondongan yang diperkirakan hasil dari aktifitas ilegal logging di Aceh.

Aksi ilegal logging yang kian merajalela ini menyebabkan Aceh, khususnya jalur pantai utara, timur dan barat selatan rentan terhadap musibah banjir. Sebelumnya banjir bandang juga melanda Kabupaten Aceh Selatan. Sementara ribuan warga terpaksa harus mengungsi.

Pejabat Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) Mustafa Abubakar mengakui adanya aksi ilegal logging di Aceh sebagai penyebab banjir. Bahkan Pemda juga sudah menutup ijin dari 5 Hak Pengusahaan Hutan (HPH) yang sebelumnya mendapat ijin dari Menteri Kehutanan. Mustafa berharap hutan di Aceh bisa dijaga untuk kesejahteraan masyarakat NAD.

Sementara itu akibat banjir bandang yang melanda 6 kabupaten di Aceh sebanyak 4 kecamatan hingga kini masih terisolir dan belum tersentuh bantuan. 4 kecamatan tersebut antara Kecamatan Pinding di Kabupaten Gayo Luwes, Kecamatan Simpang Jernin, Aceh Timur dan Kecamatan Bendahara serta Kecamatan Pulau Tiga di Kabupaten Aceh Tamiang.

Tim evakuasi belum berhasil menerbangkan helikopter ke lokasi tersebut, karena masih terganggu oleh cuaca yang buruk. Dari data Satkorlak dilaporkan 42 orang tewas dan 10 orang hilang. Data ini berbeda dari temuan tim evakuasi di lapangan yang menyatakan korban tewas mencapai 70 orang. (Despriani Zamzami/Sup)

Bookmark and Share


Nama:
Email:
Security Code: