indosiar.com, Ciputat - Evakuasi bagi korban - korban yang kemungkinan terjebak diruntuhan bangunan maupun tersapu air bah masih terus diupayakan. Tim SAR terkendala oleh sulitnya medan yang masih dilanda banjir dan banyaknya warga yang berkerumun dilokasi bencana.
Proses evakuasi ini terus dilakukan Tim SAR Gabungan bersama warga dilokasi terparah terkena banjir bandang, akibat jebolnya tanggul Situ Gintung, Ciputat, Tangerang, Banten, yakni di Kampung Poncol. Ketinggian air yang berangsur surut memudahkan petugas dalam melakukan penyisiran di sejumlah lokasi, diantaranya ditumpukan puing - puing dan disekitar rumah warga yang roboh.
Satu persatu korban tewas segera dievakuasi ke posco Banjir bandang di Kampus UMJ, Jakarta. Kebanyakan dari korban ini ditemukan tersangkut ditumpukan puing, pasalnya ketinggian banjir bandang yang menerjang kawasan ini Jum'at (27/3/09) tadi pagi, lebih dari 6 meter, diantara korban 22 orang diantaranya sudah berhasil teridentifikasi.
Dari jumlah ini 4 diantaranya tercatat sebagai mahasiswi Universitas UMJ, yang sisanya warga Kampung Poncol. Saat ini lebih dari 6 korban banjir sudah diambil dari pihak keluarga dan sisanya masih berada didalam posco banjir bandang.
Hingga siang ini petugas masih terus melakukan penyisiran disejumlah lokasi, guna mencari korban lainnya yang masih belum ditemukan dalam musibah banjir bandang ini. (Tim Liputan/Dv).