indosiar.com, Jakarta - Pengelola Monumen Nasional (Monas) terus berbenah untuk menarik wisatawan akhir pekan lalu melengkapi fasilitas hotspot sehingga pengunjung bisa menggunakan internet secara gratis, namun ironisnya pengelola Monas ternyata tidak memiliki jaringan telepon kendati telah berulang kali melakukan pengajuan.
Sejak pindah dari daerah Kebon Sirih ke Komplek Monumen Nasional tahun 2004 lalu pengelola Monas ternyata belum memiliki jaringan telepon. Padahal jaringan telekomunikasi merupakan sarana vital. Menurut Rafael Nadapdap Kepala PT. Monas, yang berada dibawah Dinas Kebudayaan dan Permuseuman Pemda DKI pihaknya telah beberapa kali mengajukan permohonan untuk mendapatkan jaringan telekomunikasi, namun biaya untuk menarik kabel dinilai terlalu mahal karena jarak dari jalan raya ke Monumen Nasional terlalu jauh. Pengelola Monas kini berusaha mengatasi masalah dengan teleponis kabel untuk mendukung sarana komunikasi.
Meski tak kunjung memiliki jaringan telepon kini pengelola PT. Monas agak berlega hati karena PT Telkom membantu dalam membuka jaringan hotspot di area Monumen Nasional. Paket internet yang juga bisa digunakan untuk bertelepon ini dapat dinikmati secara gratis baik oleh pengelola maupun pengunjung. Fasilitas hotspot ini juga dilengkapi dengan buz atau anjungan internet, dengan fasilitas baru tersebut diharapkan pengelolaan Monas dapat berjalan lebih lancar dan juga menarik lebih banyak wisatawan yang ingin bersantai, namun tetap dapat mengakses informasi melalui dunia maya. (Windu Astuti/Ahmad Susanto/Dv).