HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | RESPOND ONLINE | INDOSIAR PEDULI | CORPORATE INFO
FOKUS

Harga Kebutuhan Pokok

Fenomena Setiap Menjelang Puasa



indosiar.com, Jakarta - Tidak saja elpiji yang harganya kian membenai masyarakat, menjelang datangnya bulan suci ramadhan tahun ini sejumlah harga komoditi kini mulai merangkak naik. Kenaikan harga terutama terjadi pada daging sapi, daging ayam dan telur.

Meski terjadi setiap tahun menjelang datangya bulan ramadhan, namun kenaikan harga berbagai kebutuhan saat ini terasa sangat memberatkan. Di Pasar Baru Bekasi, Jawa Barat, kenaikan terjadi pada harga daging sapi. Dari 50 ribu rupiah menjadi 60 ribu rupiah perkilogram. Daging ayam dari 15 ribu rupiah menjadi 18 ribu rupiah perkilogram, sedangkan harga telur yang biasanya 14 ribu kini menjadi 15 ribu rupiah perkilogram.

Di sejumlah pasar di Tegal, Jawa Tengah kenaikan harga terjadi di hampir semua jenis bahan kebutuhan, seperti telur, minyak goreng, gula serta bumbu dapur. Harga minyak goreng dari 12 ribu rupiah menjadi 13.500 rupiah perkilo. Telur ayam menjadi 16 ribu rupiah perkilo, kemiri dari 14 ribu naik menjadi 17 ribu rupiah perkilo dan gula merah dari 5 ribu rupiah menjadi 7 ribu rupiah perkilogram. Sedangkan harga kacang tanah menjadi 13 ribu rupiah perkilo. Sementara harga sayur mayur seperti wortel, tomat dan kol naik rata-rata 1000 rupiah perkilogram.

Naiknya harga kebutuhan ini dikeluhkan para konsumen karena menyebabkan membengkaknya pengeluaran rumah tangga.

Sementara itu harga daging di Pasar Tradisional SMEP Tanjung Karang kini mencapai 60 ribu rupiah perkilogram karena meningkatnya permintaan konsumen menjelang puasa. Harga daging ayam juga mengalami kenaikan sebesar 2 ribu rupiah perkilogramnya menjadi lebih dari 17 ribu rupiah.

Selain itu harga beras untuk semua jenis merambat naik sebesar 200 hingga 300 rupiah perkilogram. Sedangkan harga telur naik 1500 rupiah perkilogramnya menjadi 14 ribu. Namun harga cabe kriting merah justru mengalami penurunan dari 16 ribu rupiah menjadi 11 ribu rupiah perkilo karena melimpahnya stok cabe. (Tim Liputan/Sup)

Bookmark and Share