indosiar.com, Bogor - Mengantisipasi penyebaran peredaran penyakit flu babi yang disebabkan oleh virus H1N1 yang kini marak di Mexico, Balai Besar Penelitian Veteriner (Balitvet) Departemen Pertanian, menyiapkan sebuah laboratorium dengan nama Build Savety Level Trimoduler yang alatnya dibeli dari Amerika Serikat seharga 26 milyar rupiah.
Dalam ruangan ini nantinya juga dipasang kamera CCTV, serta ruang pengawasan terhadap hewan yang diprediksi terkena virus. Balitvet juga telah menyiapkan tim peneliti ahli tentang virus yang sebelumnya melakukan penelitian tentang penyakit flu burung.
Peralatan ini sebelumnya merupakan pengembangan dari laboratorium untuk meneliti kasus flu burung yang merebak di Indonesia 2 tahun lalu. Rencananya Jumat ini petugas dari Balitvet akan melakukan penelitian penyakit flu babi dengan mengambil sampel pertama dari Jakarta.
Sementara di Jakarta pemerintah meminta masyarakat untuk tetap tenang menghadapi isu flu babi. Warga juga diminta selalu menjaga kebersihan anggota tubuh untuk mencegah terkena penyakit influenza atau penyakit menular lainnya. (Iwan Kurniawan/Sujito Santoso/Sup)