indosiar.com, Jakarta - Sebuah biro perjalanan Rabu (04/07/07) dini hari tadi dilaporkan kepada aparat kepolisian karena dinilai melakukan penipuan. Puluhan orang merasa ditipu karena belum juga diberangkatkan umroh meskipun sudah membayar lunas seluruh biaya perjalanan.
Sekitar pukul 01.00 WIB tadi pagi perwakilan keluarga besar Taufik Bahrun mengadukan biro perjalanan Kika ke Polsek Pasar Minggu Jakarta Selatan. Mereka merasa agen yang berkantor di Jalan Jagakarsa II No.48 Pasar Minggu Jakarta Selatan telah melakukan penipuan.
Akibatnya mereka gagal menunaikan ibadah umroh ke tanah suci Mekah sesuai jadwal yakni tanggal 1 Juli. Janji pihak agen untuk mengundurkan jadwal keberangkatan pada hari inipun juga belum mendapat kepastian. Bahkan pemilik agen kabur dari rumahnya dan sulit dihubungi.
Menurut para korban, aksi penipuan ini terbongkar setelah mendapat konfirmasi dari pengurus visa Bandara Soekarno Hatta dan Saudi Arabia Airlines bahwa biaya perjalanan mereka belum dilunasi pihak agen. Padahal dua minggu sebelum jadwal keberangkatan 20 jemaah telah mengumpulkan paspor dan membayar seluruh biaya perjalanan umroh sebesar 12 juta rupiah lebih per orang. Total uang yang dikumpulkan mencapai 250 juta rupiah.
Sementara aparat Polsek Pasar Minggu hingga tadi pagi masih memburu pemilik agen bernama Kartika Sari. Menurut laporan warga, aksi Kartika bukan kali ini saja. Beberapa waktu lalu, ia pernah menipu 9 jemaah yang akan menunaikan ibadah umroh sehingga mereka juga gagal berangkat. (Rafael Don Bosco dan Surnata/Sup)