indosiar.com, Serang - Sementara beberapa warga yang sawahnya terendam endapan lumpur rencananya akan segera diupayakan agar segera mendapatkan ganti rugi.
Sejumlah warga di kampung Astana Agung, Desa Wali Kukun, Kecamatan Carenang, Serang, Banten, resah, menyusul makin menyengatnya bau gas metan yang keluar bersama semburan lumpur bercampur pasir.
Warga berharap bau gas metan bisa cepat teratasi. Mereka juga meminta agar pemerintah mau memberikan bantuan air bersih agar masyarakat tidak perlu menggali sumur lagi.
Sementara Kepala Desa Wali Kukun Asep Nurohman, mengaku sudah mendata warganya yang memiliki sawah yang telah terendam endapan lumpur. Rencananya mereka akan melakukan musyawarah agar para warga ini bisa mendapatkan ganti rugi.
Sementara debit semburan lumpur yang keluar dari dua sumur bor yang berada di samping puskesmas masih cukup deras. Apalagi paska penyempitan kolam semburan yang ditujukan untuk pemasangan pipa cerobong gas.(Heni Murniati Supaidi/Her)