HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS
Semburan lapindo

Gas Metan Sebabkan Sesak Nafas



indosiar.com, Surabaya - Semburan lumpur bercampur air dan gas metan yang keluar di Kelurahan Siring telah memasuki hari kelima. Warga sekitar mulai mengalami gangguan sesak napas sebagai akibat menghirup gas metan yang keluar dari semburan Siring.

Pasir lempungan bercampur air tetap deras keluar dari dalam semburan, sedangkan dilingkungan sekitar tercium bau gas yang sangat menyengat. Retakan bangunan rumah semakin parah pada salah satu tembok di ruang atas retak memanjang dan lebar sekitar 25 centimeter. Yudi, salah satu penghuni rumah mengatakan, bahwa dirinya dan penghuni yang lainnya mulai terserang sesak napas akibat menghirup bau gas menyengat.

Yudi tidak bisa meninggalkan rumah karena harus mengevakuasi barang untuk dipindahkan. Sedangkan Purwatiningsih yang rumahnya bertetangga dengan Oki Ardiyanto tempat lumpur Siring menyembur mengatakan, bahwa saat ini kondisi lingkungan Siring Barat tidak layak huni karena banyak bermunculan semburan yang mengakibatkan sesak napas akibat menghirup bau gas.

Sementara itu Nyonya Budi Hartini yang rumahnya tepat diseberang jalan tempat semburan lumpur Siring mengisahkan, bahwa dirinya bersama keluarganya terserang sesak napas dan gatal-gatal akibat menggunakan air sumur yang sudah terkontaminasi lumpur. Mereka berharap bantuan dari pemerintah segera cair.

BPSL sudah berusaha membuat kolam untuk memisahkan material pasir lempungan dengan air. Namun hingga kini gas yang keluar bersama air dan pasir lempungan tersebut belum dilokalisir sehingga bau gas masih sangat terasa sekitar semburan. Hal ini yang mengakibatkan warga terserang sesak napas. (Adi Wijaya/Sup)

Bookmark and Share


Page: 1
15-Jul-2009 19:50:48 WIB by jaka
gamana mengatasi sesak nafas karena gas metan

 

Nama:
Email:
Security Code: