indosiar.com, Temanggung - Sejumlah penderita aids di Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah terus bertambah. Seringkali para penderita tidak sadar bahwa dirinya sudah menderita aids sehingga agak menyulitkan tim dokter melakukan pertolongan.
Kasus penderita HIV/Aids di Kabupaten Temanggung terus bertambah. Saat ini terdapat seorang pasien laki-laki berusia 27 tahun yang identitasnya dirahasikan di rawat secara intensif di ruangan khusus penderita HIV/Aids di Rumah Sakit Umum Daerah Joyonegoro, Temanggung.
Di Temanggung, tercatat selama kurun waktu 5 tahun terakhir telah ditemukan 15 penderita, 5 diantaranya meninggal dunia akibat virus mematikan tersebut.
Menurut Direktur RSUD Joyonegoro Temanggung Dr Adi Mijaja, sebagaimana kasus-kasus yang pernah terjadi sebelumnya, penderita mulanya tidak menyangka jika sakit yang diderita adalah aids. Sebab panas demam serta diare yang dialami dianggap sebagai penyakit ringan.
Setelah berhari-hari dirawat tidak sembuh-sembuh dan kondisi kesehatannya menurun barulah ada kecurigaan bahwa penyakitnya bukan demam biasa. Setelah dilakukan tes darah hasilnya menunjukkan bahwa orang tersebut menderita aids karena darahnya telah positif mengandung virus HIV.
Menurut dokter Adi, penyakit aids belum ditemukan obatnya. Dokter hanya memberikan obat-obatan untuk memperlambat perkembangan virus HIV saja.
Pemerintah kabupaten diharapkan memberikan perhatian khusus bagi penularan HIV/aids guna mencegah bertambahnya penderita penyakit yang menurunkan kekebalan tubuh manusia dan mematikan ini. (Tim Liputan/Sup)