indosiar.com, Banda Aceh - Gempa berkekuatan 7,3 skala richter Rabu (20/02/08) sore, mengguncang kota Banda Aceh, Nanggroe Aceh Darussalam. Gempa menyebabkan aliran listrik dan telekomunikasi putus. Gempa juga menyebabkan sejumlah warga cidera karena panik.
Gempa tektonik berkekuatan 7,3 skala richter yang menguncang Aceh kemarin menimbulkan kepanikan warga. Di Banda Aceh, warga berlarian keluar gedung dan bangunan. Sementara di Kabupaten Simeulue yang menjadi pusat gempa dilaporkan puluhan warga mengalami cidera akibat terjatuh saat berlarian ketika panik.
Pasca gempa suasana di kota Banda Aceh kemarin petang sudah kembali normal. Aktifitas warga sudah berjalan seperti biasa, setelah pada Rabu siang sempat terjadi kepanikan disejumlah tempat di Banda Aceh.
Keterangan BMG Banda Aceh menyebutkan, gempa berpusat di Pulau Simeulue dengan kekuatan 7,3 skala richter dan merupakan gempa terkuat yang terjadi di tahun 2008. Sementara itu suasana di kota Simeulue juga mulai berangsur normal. Namun demikian, aliran listrik di kota Simeulue dan sekitarnya sampai saat ini masih terputus.
Sementara warga yang sempat bertahan ditempat yang lebih tinggi saat ini sebagian besar sudah kembali ke rumah masing-masing. Dari laporan Tim Palang Merah Indonesia dilaporkan 20 warga mengalami luka dan sudah mendapatkan perawatan. Selain aliran listrik yang padam, jaringan telekomunikasi juga terganggu. (Despriani Zamzami/Sup)