indosiar.com, Pangandaran - Gempa bumi berkekuatan lebih dari 6 skala richter Senin (17/07/06) kemarin, mengguncang pesisir selatan Jawa Barat dan Jawa Tengah. Gempa kemudian disusul gelombang tsunami yang mencapai lebih dari 6 meter. Kawasan yang paling parah diterjang tsunami adalah pantai Pangandaran, Jawa Barat. Jumlah korban jiwa hingga semalam mencapai 100 orang lebih dan sementara puluhan lainnya belum ditemukan.
Gempa bumi berkekuatan 5,5 pada skala richter kemarin sekitar pukul 15.30 WIB menguncang sejumlah kota antara lain kota Jakarta dan pesisir pantai selatan Jawa Barat, Jawa Tengah hingga Yogyakarta.
Menurut catatan Badan Meterologi dan Giofisika, gempa pertama kali terjadi pada pukul 15.19 WIB dengan pusat gempa di Pantai Pangandaran dengan kedalaman 33 kilometer. Gempa kedua terjadi pada pukul 16.05 Wib dengan kekuatan yang sama. Namun pada gempa ketiga kekuatannya lebih besar yakni 6,1 skala richter.
Sejumlah saksi mata menyebut, sesaat setelah gempa gelombang laut tsunami kemudian menerjang hotel-hotel di pesisir pantai Pangandaran Ciamis, Jawa Barat. Gelombang laut itu merusak sejumlah hotel dan bangunan yang berada disepanjang pesisir pantai.
Suasana dikawasan pantai Pangandaran, Jawa Barat tadi malam cukup mencekam karena aliran listrik terputus. Sementara korban jiwa hingga semalam tercatat lebih dari 109 orang dan korban terbanyak dikawasan Pangandaran. (Tim Liputan/Sup)