indosiar.com, Bojonegoro - Dua generator pembangkit listrik milik PT Petrochina di area pengeboran minyak dan gas di Blok Sukowati Desa Ngambel, Bojonegoro, Senin (21/01/08) kemarin, meledak. 3 pekerja tambang mengalami luka serius dan harus menjalani perawatan di rumah sakit.
Insiden ledakan yang terdengar hingga 3 kilometer menghentikan aktifitas penambangan di lokasi penambangan minyak dan gas Petrochina di Desa Ngampel, Bojonegoro, Jawa Timur. Bahkan ledakan yang terdengar hingga radius hingga 3 kilometer ini membuat seluruh murid SD Negeri desa setempat yang hanya berjarak 200 meter dari sumber suara ledakan langsung berebut pulang.
Peristiwa meledaknya generator di sumur pengeboran milik Petrochina ini sudah berulang kali terjadi. Bahkan ledakan sebelumnya diikuti dengan menyebarnya gas beracun. Tidak heran jika suara ledakan tersebut membuat warga trauma.
Begitu petugas dan wartawan diijinkan masuk, api sudah padam. Yang tersisa hanya bekas ledakan yang telah dikumpulkan oleh para pekerja tambang. Namun polisi tetap melakukan olah TKP dan mengamankan TKP dengan garis batas polisi.
Dalam insiden ini 3 orang pekerja tambang mengalami luka serius terkena ledakan. Ketiga korban yaitu Ucok, Idrus dan Jebak langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Bojonegoro untuk mendapatkan perawatan intensif. Mereka mengalami luka bakar dibagian tangan dan tubuh serta pelipis kiri dan kepala bagian belakang robek. Bahkan satu diantara korban mengalami gangguan pada bagian mata. (Tim Liputan/Sup)