HOME | BERITA | INFO UNTUK ANDA | LIVE STREAMING | LOWONGAN
indosiar dot com
FOKUS | PATROLI | RAGAM | GOSSIP | SINOPSIS | TALK SHOW | KOLOM | RESPOND ONLINE | PEDULI KASIH | KITA PEDULI | INVESTOR RELATION
FOKUS

Gerak Gerik Ba'asyir Akan Dipantau



indosiar.com, Jakarta - Pemerintah tidak akan memberikan perlakuan khusus terhadap Ustadz Abu Bakar Ba'asyir yang Rabu (14/06) lalu dibebaskan dari penjara seperti permintaan bebeapa negara. Namun menurut Wapres, pemerintah akan memantau kegiatannya jika melakukan pelanggaran.

Menyusul dibebaskannya Abu Bakar Ba'asyir Rabu lalu, pemerintah mengaku tetap mengawasi seluruh aktivitas Ba'asyir, meski pimpinan Pondok Pesantren Al Ngruki tersebut kini berada di Solo, Jawa Tengah.

Pemerintah bahkan ditegaskan Wapres  Jusuf Kalla kemarin, akan mengambil tindakan tegas terhadap Ba'asyir bila terbukti melanggar hukum.

Meski demikian, Jusuf Kalla saat menjawab pertanyaan dari sejumlah perwakilan wartawan asing di Jakarta mengatakan, Ba'asyir tidak akan diperlakukan khusus seperti sebelumnya sempat diminta Perdana Menteri Australia Jhon Howard.

Pasalnya menurut Wapres, status Ba'asyir kini telah bebas dan akan diperlakukan seperti warga negara lain yang telah selesai menjalani hukuman dalam penjara. (Gustavo Roberto dan Amin/Sup)
Bookmark and Share


Page: 1
22-Sep-2006 01:41:45 WIB by goblok
kalo menurut saya Pribadi yang paling dalam dari hati ini..;he he he.sebaiknya ba"asyir itu ..jangan di pantau...lebih baik dibunuh saja..apa kalian setuju..???? SETUJUUUUUUUUU
21-Sep-2006 11:09:27 WIB by clandestein
sekedar mengingatkan kita semua indonesia bukan amerika.idealnya kita negara pancasila tapi realitanya penduduk indonesia sebagian besar adalah muslim.negara harus memberi perlindungan kepada rakyat.
3-Jul-2006 17:29:09 WIB by edyvanvreden
Wahai Presiden George Bush janganlah kamu memberi bantuan kepada rakyat Indonesia sekalipun Indonesia dilanda bencana alam, tetapi pabrik tempatku bekerja mengirim benang ke Israel Lo..biar negara tidak punya hubungan diplomatik dan kedutaan tapi bisnis adalah bisnis dan aku suka sekali makan ayam kentucky fried chiken dan minum coca-cola yang kata orang produk Amerika, habis enak sih, mufanik kali ye?.
3-Jul-2006 09:37:09 WIB by siburik
kalian jangan pura pura tidak tahu ya....
yg teroris itu adalah Israel dan embahnya teroris adalah bush bushuk...
dan yg mesti diawasi adalah perampok perampok berdasi yg bertopeng pejabat negara.....
cikal bakal teroris adalah 51 penentang perda.....
19-Jun-2006 08:25:36 WIB by Rangga
Hukum di Indonesia adalah UANG! Jadi yang tidak ber-UANG jangan bikin ulah! Lebih baik berdoa supaya negeri ini banyak masalah! Ngapain belain hukum? Toh tidak berpihak ke rakyat jelata? Orang benar disalahkan...orang salah dibenarkan lantaran banyak uang! Tentang ba''syir...silakan apapun komentar anda... yang jelas.... hukum.... BUTA!
Aku tahu mengapa hukum di negaraku ini berpihak pada UANG dan kelompok tertentu....
Semoga saudaraku yang ada di luar negeri... memahami keadaan negeriku ini... kami minta maaf atas kecongkaan dan kebodohan segelintir rakyat kami..
17-Jun-2006 18:21:26 WIB by bencana datangnya dr ulah kalian juga !!!
negara macam apa indonesia ini, teroris kok dibebaskan .. ?????????!!!!! beruntung sekali WN indonesia yg punya duit tidak tinggal di negara macam ini. emang benar apa yg dikatakan amin rais ... tunggu aja bencana seperti apa lagi yg akan datang ke indonesia !!!! kami dari negara luar seperti biasa akan membantu tenaga dan uang untuk bencana ANDA !!!!!!
17-Jun-2006 11:01:44 WIB by Amin Rais
Ba''asyir tidak ada apa-apanya! Jika dia atau "radikal" yang lain TIDAK INSYAF, TIDAK BERTOBAT, atau TIDAK ADA toleransi dengan umat yang lain.... tinggal tunggu saja Bencana Apa lagi yang akan terjadi....
17-Jun-2006 05:31:20 WIB by dukung
emang gerak gerik si ustadz ini perlu dipantau, soalnya ajarannya amat sangat menyesatkan!!!!
16-Jun-2006 17:44:30 WIB by Pro
___________________________________________________________________________________________________
Kalau memang siburik/clandestein gentle, ayo debat terbuka. Jangan cuman memberikan komentar bodoh dan fanatik yang membawa kepada perpecahan umat di Indonesia.
___________________________________________________________________________________________________

 

Nama:
Email:
Security Code: